Normalisasi Geo Bag PT Nindya Karya(Masih Dalam Normalisasi)
Padang(SUMBAR)Padang Terkini – Harapan dan Tuntutan Warga Tabing Banda Gadang untuk menormailisasi sungai, pasca banjir besar melanda wilayah tersebut akhirnya diwujudkan pemerintah melalui Ditjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V.

PT Nindya Karya yang diamanahkan untuk menormalisasi sungai Tabing Banda Gadang Kecamatan Nanggalo, yang masuk kedalam aliran Sungai Batang Kuranji, Kota Padang serta Sungai Lubuk Minturun.

Warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya itu mengaku sangat bersyukur, pemerintah mulai melakukan pengerukan sedimen dan perbaikan jalur pada aliran sungai yang sudah menggerus pemukiman warga sekitar dan aliran sungai yang sudah melebar.

“Alhamdulillah penanganan darurat sudah dilakukan pemerintah pusat melalui Pemerintah Sumbar. Excavator berstiker Nindya Karya sudah mulai bekerja mengeruk sedimen dan membuat tanggul di pinggir sungai dari geobag, untuk mengembalikan jalur air,” ucapnya.

Ia mengaku sebelumnya merasa cemas setiap kali hujan turun lebat, terutama setelah peristiwa galodo yang menyebabkan material menumpuk di aliran sungai. Hujan yang berlangsung lama menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan banjir atau meluapnya aliran sungai.

“Kuatir dan cemas, karena pascagalodo beberapa bulan setelahnya material di sungai masih tinggi. Jadi kalau hujan sebentar saja, debit air sungai langsung naik,” ungkapnya.

Ujang, warga lainnya, juga mengungkapkan perasaan serupa. Menurutnya, intensitas hujan yang cukup sering menimbulkan perasaan campur aduk

Geo Bag yang Sudah Terbentang (Masih Dalam Pengerjaan Normalisasi)

.Ia sangat berterimakasih kepada pemerintah melalui PT Nindya Karya yang telah melakukan upaya penanganan dan pencegahan banjir dengan memakai Geo Bag dan Batu Bronjong sehingga normalisasi sungai bisa menimalisir banjir serta masyarakat lebih siap menghadapi musim hujan.

Warga disini kata Ujang juga berharap adanya pembangunan tanggul atau dam yang permanen untuk mencegah rumah yang tersisa ambruk ke sungai.

“Sekarang perasaan cemas sudah mulai hilang, karena pemerintah sudah mulai bekerja melakukan normalisasi sungai. Mudah-mudahan bisa segera diselesaikan dengan cepat,” pungkasnya.

Normalisasi Sungai PT. NIndya Karya Memakai Batu Bronjong di Sungai Lubuk Minturun

Sementara ditempat terpisah Set Manajer Engeneering PT. Nindya Karya Priya A Sofyan  yang didampingi oleh Humas PT Nindya Karya Juniar Gulo, pada, Senen (20/4), mengatakan proyek Normalisasi Batang Kuranji dan Lubuk Mintuirun ini merupakan proyek Tanggap Darurat yang memang langsung diperintahkan dari pusat(Jakarta) dan didukung penuh oleh BWSS V Sumbar yang bersifat sementara oleh karenanya Plang Proyek dan aturan-aturan proyek serta pagu anggarannya tidak dipasang dan dicantumkan karena ini belum ada tendernya.


"Jadi proyek Tanggap darurat bersifat sementara dan murni memakai anggaran PT Nindya Karya sendiri, nanti setelah selesai kemungkinan baru dilaksanakan tendernya,"Ungkap Priya yang diaminkan oleh Juniar sang Humas, sambil mengakhiri pembicaraan.



#helmiboy

#nkri

#nasional

#kementerianpu

    Next
    This is the most recent post.
    Previous
    Posting Lama
     
    Top