Padang(SUMBAR)Padang Terkini- Tanggul struktur yang ditinggikan yang terbuat dari tanah atau batu, biasanya dibangun di sepanjang jalan, rel kereta api, sungai, dan badan air lainnya untuk memberikan stabilitas, mencegah erosi, dan mengatur aliran air.
Harapan yang yang selama ini hanya sebuah mimpi, bakal menjadi kenyataan. Sebab, dengan adanya pekerjaan Tanggul Sungai Batang Paku dikerjakan sekarang, kecemasan tak lagi menghantui warga. Semuanya ini, tak terlepas dari kepedulian Pemprov Sumbar Melalui SDABK Sumbar.
Warga berharap proyek yang menjadi tanggungjawab SDABK Sumbar ini, bisa selesai tepat waktu dan mutu. Segala kendala yang bakal terjadi dan menghambat proyek yang dikerjakan CV.Inara Bakti Kencana, dengan konsultan pengawas CV. Albiru Consultan, waktu Pelaksanaan 150(seratus lima puluh)hari kerja dengan tanggal kontrak 6 Juli, nomor kontrak 04.27/PPSDA-SDABK/VII-2026 dengan kontrak Rp.2.506.389.768,00(Dua Milyar Lima Ratus Enam Juta Tiga Ratus Delapan Puluh Sembilan Tujuh Ratus Enam Delapan Rupiah),bisa teratasi.
Diakui, memang berat. Cuaca ekstrem dan curah Hujan yang sewaktu-waktu tinggu tak bisa dihindari. Sementara, warga sangat berharap selesai sesuai kontrak. Harapan warga, selesainya pekerjaan tanggul Batang Paku ini, sawah teraliri dan kawasan sekitar aman terlindungi dari bisa menahan arus Air Hujan yang tinggi yang bisa mengakibatkan banjir.
“Warga berharap pekerjaan proyek Tanggul Batang Paku ini selesai sesuai kontrak kerja. Sehingga, bisa mengaliri sawah, kolam ikan dan menghilangkan kecemasan warga akan bahaya banjir susulan. Kami, warga siap mendukung pekerjaan proyek yang sudah lama diharapkan ini,” ujar bujang warga setempat.
Progres On Schedule
Sekretaris SDABK Sumbar yang Juga KPA dan PPK Rahmad Yuhendra,ST dan Kabid Irigasi Hendri Yuliandra, ST yang didukung oleh Kepala Dinas SDABK Rifda Suryani,SP berpacu dengan memberikan prioritas dalam kegiatan ini agar tepat waktu, tepat mutu dan tepat administrasi. Bukan tanpa alasan, sekarang progres on schedule.”Kita upayakan Minggu kedua Desember paling lambat tuntas,” kata Eng panggilan akrab, Selasa (13/9).
Inipun didukung oleh, rekanan yang mengerjakan proyek tersebut. Demi mengebut pekerjaan, sekarang di lapangan sudah bekerja dua alat berat dan dumping.” Kami pun bekerja siang dan malam demi menghindari kendala yang menghadang, sehingga bisa selesai tepat waktu,” ujarnya.Ia juga menghimbau setelah proyek ini selesai, agar selalu dijaga dan dirawat agar bendung terjaga dengan baik sambil, mengakhiri.
#red
#nkri
#nasional
#kementerianpu


